Kulit dapat kehilangan elastisitasnya karena berbagai alasan. Kabar baiknya adalah perubahan ini dapat dibalik! Ada banyak strategi untuk mengembalikan elastisitas kulit tanpa harus menjalani prosedur yang mahal dan menyakitkan.
Banyak orang, terutama wanita, beralih ke produk yang mengandung fitoestrogen untuk mengatasi gejala yang terkait dengan kekurangan estrogen. Ini termasuk masalah kulit apa pun yang sedang mereka hadapi saat ini.
Elastisitas kulit persis seperti namanya. Ini mengacu pada kemampuan kulit Anda untuk meregang dan kemudian kembali ke keadaan aslinya.
Untuk menguji elastisitas kulit Anda, Anda dapat mencoba mencubit pipi dan menariknya secara moderat. Kemudian, lepaskan dan perhatikan seberapa cepat kulit kembali ke keadaan semula.
Biasanya, orang yang lebih muda memiliki kulit yang lebih elastis karena mereka memiliki dermis yang lebih tebal. Dermis adalah lapisan kulit yang mengandung kapiler, ujung saraf, kelenjar keringat dan kelenjar sebasea, serta folikel rambut.
Sebagai lapisan kulit tertebal, dermis mengandung banyak serat elastis yang membuat kulit fleksibel. Dermis juga menampung serat kolagen yang menjaga kulit tetap kencang dan kuat.
Karena penuaan kronologis (nama ilmiah untuk “penuaan seiring waktu”), dermis akhirnya menjadi lebih tipis pada orang dewasa yang lebih tua. Ini mengakibatkan perubahan kulit yang biasanya terkait dengan penuaan, seperti keriput, garis halus, bintik usia, dan kendur.

Apa yang Membuat Kulit Kurang Elastis?
Dalam banyak kasus, hilangnya elastisitas kulit hanyalah produk sampingan alami dari penuaan, tetapi juga dapat terjadi pada orang yang lebih muda yang tidak menjalani gaya hidup sehat.
Berikut beberapa faktor penting yang berkontribusi pada hilangnya elastisitas kulit:
1. Dehidrasi Kulit
Salah satu penyebab utama hilangnya elastisitas kulit adalah dehidrasi. Ini disebabkan oleh dehidrasi internal dan eksternal.
Tanpa hidrasi yang cukup, kulit Anda pasti akan menjadi kendur, keriput, dan bahkan mengelupas. Kulit juga akan terasa kasar saat Anda menyentuhnya.
2. Fluktuasi Hormon
Estrogen mungkin terutama dikenal karena fungsi reproduksinya pada wanita, tetapi juga memainkan peran besar dalam kesehatan kulit. Itu karena estrogen meningkatkan produksi glikosaminoglikan (GaGs) yang mendukung hidrasi dan bekerja bersama kolagen serta elastin untuk menjaga kulit tetap sehat.
Kadar estrogen turun drastis pada wanita menopause, itulah sebabnya kulit mereka cenderung menua lebih cepat saat mencapai titik tersebut. Kadang-kadang, gejala menopause diatasi dengan terapi estrogen.
3. Paparan Matahari Tanpa Perlindungan
Perjalanan musim panas Anda ke pantai mungkin tidak menyebabkan kerusakan permanen yang memengaruhi kulit Anda dalam jangka panjang. Namun, jika Anda biasanya berada di bawah sinar matahari tanpa mengoleskan tabir surya, itu dapat merusak kulit Anda dan memicu penuaan kulit dini.
4. Merokok
Studi menunjukkan bahwa merokok menyebabkan penuaan kulit dini. Jika Anda membandingkan perokok dan bukan perokok, Anda akan melihat bahwa perokok selalu terlihat lebih tua daripada yang bukan perokok.
6 Tips untuk Mengembalikan Elastisitas Kulit Anda
Kehilangan elastisitas kulit adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa dihindari orang. Namun, itu tidak berarti kita benar-benar tak berdaya menghadapinya.
Berikut adalah 6 strategi yang dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit Anda secara permanen:
1. Pilih Makanan Sehat
Manusia modern terpapar banyak makanan olahan dan tinggi gula. Tidak heran mengapa kita sekarang menghadapi masalah kesehatan yang mungkin tidak memengaruhi nenek moyang kita.
Lihat, setelah Anda mengonsumsi makanan ini, mereka menciptakan molekul dalam tubuh Anda yang memecah kolagen dan elastin. Oleh karena itu, disarankan untuk menggantinya dengan diet yang kaya akan vitamin A, B, C, dan E serta asam lemak omega-3.
Tidak hanya makanan ini melindungi sel Anda dari kerusakan akibat radikal bebas, tetapi juga mendorong produksi kolagen dan elastin. Jika Anda ingin memperbaiki kulit Anda, mulailah dengan memprioritaskan kebutuhan nutrisi Anda.
2. Gunakan Produk Perawatan Kulit dengan Fitoestrogen
Kadang-kadang, hormon adalah penyebab elastisitas kulit yang menurun — sesuatu yang sangat benar bagi wanita menopause. Dalam beberapa kasus, terapi estrogen topikal sudah cukup untuk memberikan kelegaan yang sangat dibutuhkan dari gejala mereka.
Jika Anda yakin bahwa kondisi kulit Anda terutama disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, Anda juga dapat menggunakan fitoestrogen. Seperti namanya, fitoestrogen adalah senyawa yang berasal dari tumbuhan yang bekerja dengan cara yang sama seperti estrogen.
Namun demikian, banyak orang, terutama wanita, beralih ke produk yang mengandung fitoestrogen untuk mengelola gejala yang terkait dengan kekurangan estrogen. Ini termasuk masalah kulit yang sedang mereka alami saat ini.
Pueraria mirifica adalah salah satu sumber fitoestrogen paling kuat. Jika Anda mencari produk untuk dicoba, pertimbangkan serum Pueraria Mirifica kelas premium kami!
3. Luangkan Waktu untuk Berolahraga
Olahraga tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga baik untuk kulit. Itu karena olahraga teratur secara signifikan meningkatkan sirkulasi darah Anda, dan akibatnya, kulit Anda mendapatkan lebih banyak nutrisi darinya.
Selain itu, olahraga teratur juga dapat meningkatkan produksi kolagen. Dan, ketika Anda melakukan latihan kekuatan, Anda akan membangun otot yang akan membuat kulit Anda lebih kencang.

4. Dapatkan Tidur yang Cukup
Banyak proses pemulihan terjadi saat Anda tidur. Ini adalah saat tubuh Anda menyembuhkan diri dari kerusakan hari itu dan melawan radikal bebas yang mencoba merusak sistem Anda.
Tidur yang cukup setiap malam memastikan bahwa kulit Anda tetap kuat dan tampak sehat. Dan karena tidur juga mendorong produksi kolagen, ini juga memastikan produk perawatan kulit Anda bekerja lebih efektif.
5. Konsumsi Vitamin dan Suplemen
Vitamin C dan E dapat membantu pembentukan kolagen dan tulang rawan dalam tubuh. Bahkan jika Anda sudah mengikuti pola makan sehat, mengonsumsi suplemen dapat mempercepat perbaikan kulit Anda.
6. Berhenti Merokok
Seperti yang disebutkan di bagian sebelumnya, merokok adalah salah satu alasan utama mengapa kolagen dan elastin rusak lebih awal dari seharusnya. Semakin lama Anda terus merokok, semakin kulit Anda akan kendur dan berkerut dalam jangka panjang.
Seperti yang disarankan oleh tips kami, dalam banyak kasus kita hanya perlu beralih ke gaya hidup yang lebih sehat untuk mencerminkan kondisi kesehatan internal kita pada kulit.
Kembalikan Kesegaran Kulit Anda dengan Tips Ini!
Kondisi kulit kita adalah bukti paling jelas bahwa penuaan tidak bisa dihindari apa pun yang kita lakukan. Meskipun mungkin tidak mungkin untuk memutar balik waktu, untungnya, proses penuaan kulit bisa diperlambat.
Seperti yang disarankan oleh tips kami, dalam banyak kasus kita hanya perlu beralih ke gaya hidup yang lebih sehat untuk mencerminkan kondisi kesehatan internal kita pada kulit. Tergantung pada titik awal Anda, transisi mungkin tidak selalu mudah, tetapi Anda selalu dapat melakukannya selangkah demi selangkah untuk mengembalikan elastisitas kulit dengan benar.
